Orang tua siswa SMAN 1 Kotabaru tau SMASA bisa sedikit lega. Tahun ajaran ini sekolah tidak mewajibkan pembelian buku paket.
Kepala Sekolah SMASA Kotabaru, Nasri, memastikan buku paket dibagikan gratis kepada seluruh siswa. Dana yang digunakan berasal dari BOS dengan alokasi 10 persen.
"Untuk pembagian buku paket, dari dana bos ada 10%, dan untuk pembagiannya akan bertahap setiap naik kelas, dan setiap murid akan mendapatkan secara gratis," ujarnya, Rabu (02/09/2026).
Nasri merinci, jika lengkap setiap siswa akan menerima sekitar 10 buku paket sesuai mata pelajaran. Bagi mapel yang tidak ada buku cetaknya, siswa bisa mengakses e-book di perpustakaan.
"Setiap murid jika semuanya lengkap ada sekitar 10 buku paket, dan ada juga mapel yang tidak ada buku, disediakan diperpus dalam bentuk elektronik e-book," katanya.
Bagaimana dengan buku Lembar Keeja Siswa (LKS) ?
Nasri menyebut sekolah tetap menyediakan, tapi tidak wajib.
"Terkait buku LKS, kami menjual namun tidak mewajibkan murid untuk memilikinya, dan bisa dicicil, yang penting kita tidak memberatkan mereka. Harga 1 buku LKS itu Rp20 ribu," tutupnya. (Pujianoor)
