Senin pagi, 24 Agustus 2026. Ruang rapat paripurna DPRD Kotabaru kembali penuh. Agendanya, Bupati menyampaikan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Di mimbar, Sekda Kotabaru, Eka Saprudin, membacakan pidato Bupati. Angkanya besar. Pendapatan dirancang Rp2,84 triliun. Belanja melonjak ke Rp3,78 triliun. Selisihnya ditutup pembiayaan Rp940,6 miliar dari sisa anggaran 2025.
Tapi Eka mengatakan, angka itu belum final.
“Rancangan perubahan APBD ini masih memerlukan tambahan pemikiran dan koreksi dari DPRD. Untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas anggaran, pemerintah mengharapkan masukan dari DPRD,” katanya.
Kenaikan pendapatan datang dari penyesuaian PAD pajak dan retribusi, ditambah transfer pusat DBH, DAU, dan DAK.
Sementara belanja diarahkan bukan sekadar habis. Fokusnya, percepat RPJMD 2025-2029, dukung program nasional-provinsi, kuatkan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, hingga siapkan dana siaga bencana.
Ada juga penyesuaian kecil tapi penting. Mulai dari belanja pegawai, hibah, bansos, dana desa, hingga rincian harga yang mengacu Perpres 72/2025.
Di akhir, Eka menitip pesan ke kepala SKPD. Begitu disetujui, jangan tunggu lama.
“Kami berharap pembahasan tidak terlalu lama, sehingga program yang direncanakan dapat segera dilaksanakan dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Pujianoor)
