Suara lantang Bang Tungku berpadu dengan tulisan-tulisan tegas di atas karton berwarna-warni di halaman gedung DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (24/8/2026).
Aksi unjuk rasa yang digagas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS) ini bukan sekadar demonstrasi biasa.
Mereka datang membawa dua benda sederhana namun bermakna mendalam, kacamata untuk melihat kinerja pemerintahan secara jernih, dan korek kuping agar telinga para pemimpin terbuka mendengarkan aspirasi rakyat.
Dengan penuh semangat namun tertib, para pengunjuk rasa mengangkat karton berisi pesan yang menusuk langsung ke inti harapan mereka.
Tulisannya jelas dan tegas.
"Tak ada kata Kotabaru Hebat. Buktikan. Waluh. Jangan Mansur."
"Bupati!! Jangan Urang Luar Begawi. Kami Mana. Jangan Mansur."
"Kadis Jangan Mansur. Harus Adil. Laksanakan Tugas!!"
Ketua LSM AKGUS, Hardiyandi yang akrab disapa Bang Tungku secara lisan menyampaikan empat poin utama.
1. Hilangnya mesin pabrik es balok di sekitar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) yang sudah hilang sejak tahun 2022.
2. Dugaan korupsi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Desa yang digelar di Banjarbaru pada tahun 2025.
3. Pembangunan jembatan gantung Gendang Timburu.
4. Pengelolaan dana Pulau Lari-larian yang belum transparan.
Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, menerima perwakilan massa beserta aspirasi yang disampaikan.
Ia tampak mendengarkan dengan saksama setiap poin yang disampaikan.
Dalam tanggapan yang disampaikan, Hj. Suwanti mengucapkan apresiasi yang tinggi atas keberanian warga datang secara langsung menyampaikan keluhan.
"Sebelum kami menerima aspirasi secara tertulis dari perwakilan Ayahanda Tungku, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sekali atas penyampaian secara langsung. Ada empat hal inti yang kami dengar, semuanya sudah kami cermati dan kami terima," ujar Hj. Suwanti di hadapan massa.
Ia juga menegaskan bahwa setiap kritik yang disampaikan bukanlah serangan, melainkan dorongan bagi para wakil rakyat untuk bekerja lebih baik.
"Kami berjanji akan menindaklanjuti semua ini sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku. Terima kasih atas kritik ini. Ini adalah semangat sekaligus pengingat penting bagi kami untuk selalu memperbaiki kinerja dalam menjalankan tugas kami masing-masing," tambahnya. (Pujianoor)
