Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispeesip) Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi pengolahan, pengembangan, dan pengalihmediaan naskah kuno. Kegiatan berlangsung Kamis (16/07/2026).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kotabaru, Muhammad Fuad Fahruddin mengatakan, sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan naskah kuno sebagai warisan sejarah bangsa.
"Tujuannya kita kembali belajar kepada sejarah, karena naskah kuno itu harus dibudayakan dan dilindungi sebagai kekayaan bangsa. Kita sadar bahwa kemajuan itu pondasinya adalah sejarah. Bangsa yang hebat dan kuat itu selalu menghargai warisan orang terdahulu," ujarnya.
Fuad berharap masyarakat Kotabaru dapat terlibat aktif dalam pelestarian naskah kuno. Sosialisasi ini akan dilakukan secara berjenjang hingga ke tingkat desa.
"Kita ingin masyarakat itu terlibat secara aktif. Oleh sebab itu sosialisasi ini harus sering digelar dari pusat ke provinsi, dari provinsi ke kabupaten, dari kabupaten ke kecamatan hingga ke desa," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pemahaman sejarah kepada generasi muda sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
"Bangsa yang hebat itu adalah bangsa yang mempunyai fundamental yang kuat terhadap generasi. Kalau generasi itu dikuatkan, maka di tahun 2045 menuju Indonesia emas kita akan bisa sejajar dengan bangsa lain. Mudah-mudahan dengan ini bisa membawa perubahan sehingga masyarakat kita bisa mandiri," pungkasnya. (Pujianoor)

