Kasi Bina dan Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Kotabaru, Dara Paridah, mengatakan jemaah haji menjalani dua tahap pemeriksaan kesehatan (medical check-up) sebelum berangkat.
“MCU itu pemeriksaan tahap dua, dilaksanakan Desember sampai Januari sebelum pelunasan. Tahap satu saat pertama daftar haji. Kalau jemaah tidak dinyatakan istitha’ah dari hasil MCU tidak bisa melunasi, artinya tidak bisa berangkat. Jadi semua jemaah yang siap berangkat 308 ini sudah MCU dan pelunasan,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Keberangkatan dibagi 3 kloter. “Kloter 13 ada 301 jemaah, kloter 17 ada 2 jemaah, kloter 19 ada 5 jemaah, total 308,” kata Paridah.
Kloter 13 masuk Asrama Haji Banjarmasin 10 Mei pukul 21.00 WITA dan berangkat pagi dari Kotabaru. Setiba di asrama akan ada pemeriksaan kesehatan tahap 3.
“Untuk kloter 13 gabung Tanah Bumbu. Kotabaru 301 orang, Tanah Bumbu 53 orang, petugas kloter 4 dan petugas daerah 2,” sambungnya.
Pemeriksaan kesehatan kini dilakukan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) .
“Sekarang yang memeriksa BBKK, kalau dulu KKP namanya,” jelasnya.
Paridah menegaskan pelayanan jemaah terus ditingkatkan.
“Pelayanan setiap tahun ditingkatkan agar jemaah tidak repot. Proses koper difasilitasi panitia daerah, sampai sana difasilitasi panitia embarkasi. Ada petugas kloter, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, semua untuk menjaga jemaah agar tetap nyaman,” tutupnya. (Pujianoor)
