Dinas Perikanan Kotabaru Terbitkan 5 Ribu Rekomendasi BBM Subsidi Nelayan, Zainal: Kuota Tergantung Stok SPBU

Foto Istimewa

Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Zainal Arifin, mengatakan pihaknya hanya bertugas memberikan rekomendasi BBM bersubsidi bagi nelayan. Sementara realisasi BBM tetap bergantung pada ketersediaan di SPBU.

"Meski kuota 300 liter per bulan, belum tentu dapat segitu karena tergantung ketersediaan SPBU-nya," ujar Zainal, Senin (14/09/2026).

Zainal menyebut saat ini sekitar 5 ribu kapal telah terdaftar sebagai penerima BBM subsidi di Kotabaru. Besaran kuota tiap kapal disesuaikan dengan jenis kapal dan PK mesin yang digunakan dan diinput melalui sistem.

Untuk syarat, lanjutnya, nelayan wajib menyiapkan Pas Kecil, sertifikat kapal, BPKB kapal, serta KTP status nelayan atau Kartu KUSUKA.

"Bagi yang belum memiliki KUSUKA, bisa datang ke penyuluh perikanan terdekat atau langsung ke Dinas Perikanan. Setelah rekomendasi terbit, nelayan akan mendapatkan barcode untuk discan saat pembelian BBM. Dikasihkan barcode, itu nantinya di-scan untuk pembelian. Jika tidak ada maka tidak kami layani," jelasnya.

Zainal mengimbau agar BBM subsidi digunakan sesuai kebutuhan dan tidak diperjualbelikan karena ada sanksi pidana. Jika ditemukan pelanggaran, rekomendasi akan dicabut. (Pujianoor) 

Lebih baru Lebih lama