Dishub Kotabaru Uji Coba Angkutan Umum Perkotaan Gratis Mulai 1 Agustus 2026

Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru akan segera mengoperasikan layanan angkutan umum perkotaan sebagai bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru. 

Layanan ini akan diuji coba mulai 1 Agustus 2026 dan resmi diluncurkan 8 Agustus 2026.

Kepala Seksi Angkutan Jalan Dishub Kotabaru, Muhammad Akbar mengatakan, program ini sudah masuk dalam dokumen perencanaan lima tahun ke depan.

"Untuk dalam rangka mengimplementasikan Visi Misi Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotabaru, Dinas Perhubungan dalam dokumen perencanaan lima tahun ke depan, ada program penyelenggaraan angkutan umum melalui mekanisme layanan perkotaan. Di tahun 2025 sudah terealisasikan angkutan perintis Kotabaru-Sengayam. Di tahun 2026 kami sudah melakukan persiapan, insyaallah pada tanggal 1 Agustus kita melakukan uji coba layanan, kemudian pada tanggal 8 Agustus menurut informasi pimpinan, kita insyaallah akan melaksanakan kegiatan launching. Jadi tanggal 1-7 kita melakukan uji coba, dan tanggal 8 kita launching," ucapnya, Rabu (15/07/2026).

Akbar menyebut pihaknya tetap merangkul pengusaha dan pengemudi angkutan umum yang sudah beroperasi melalui koordinasi dengan Organda. Armada lama diarahkan untuk diganti dengan unit baru melalui sistem sewa bulanan.

"Prinsipnya kita tetap merangkul para pengusaha umum yang ada, serta merangkul para pengemudi yang ada, kemudian para pengemudi dan pengusaha ini dinaungi oleh Organda. Para pengusaha kita arahkan untuk membeli atau menukarkan unitnya dengan unit yang baru. Jadi unit tersebut akan kami berdayakan melalui sistem sewa bulan, dibawah operasi Organda. Agar tidak ada yang dirugikan," jelasnya.

Ia menambahkan, pengusaha akan menerima pembayaran setiap bulan, sementara pengemudi lama tetap diberdayakan sebagai driver armada baru. 

"Kalau untuk pengusaha angkutan umum nantinya akan digaji setiap bulan, tetap menggunakan pengemudi yang terdahulu untuk dipekerjakan sebagai driver," ujarnya. 

Penggantian armada ini bertujuan meningkatkan konektivitas antar wilayah, menekan angka kecelakaan, menghemat BBM bersubsidi, dan mendukung layanan angkutan pelajar. 

Tujuan penggantian armada yang paling krusial, kata Akbar. 

Pertama, terkait konektivitas antar wilayah di Kabupaten Kotabaru. 

Kedua, dalam rangka mengurangi angka kecelakaan.

Ketiga, untuk mengurangi konsumsi BBM bersubsidi, dan mengurangi tingkat penggunaan kendaraan pribadi. 

"Kemudian BTS ini kita integrasikan dengan sistem angkutan pelajar, jadi BTS ini selain melayani angkutan umum, juga melayani para pelajar yang akan berangkat sekolah dan pulang sekolah," ungkapnya.

Untuk tahap awal tahun 2026, layanan angkutan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Dishub menyiapkan armada berkapasitas maksimal 11 orang dengan 7 trayek di wilayah Kotabaru.

Berikut 7 trayek angkutan umum perkotaan Kotabaru:

1. Trayek 1: Pusat Perkantoran Sigam melalui Terminal Batu Silira. 

2. Trayek 2: Jalan Putri Jaleha – Jalan Panorama – Jalan Yakut – Pusat Kota. 

3. Trayek 3: Pusat Kota – Pusat Perkantoran. 

4. Trayek 4: Pusat Kota – Jalan Karya Utama – Belakang RSUD – Pusat Kota. 

5. Trayek 5: Mandin – Sungai Salak – Pusat Kota. 

6. Trayek 6: Mandin – Gunung Ulin – Pusat Kota. 

7. Trayek 7: Pusat Kota – Rampa Baru Ujung – Taman Melati – Barak – Masjid Raya – Perumnas Semayap. 

"Harapan kami mudah-mudahan masyarakat bisa terbentuk hybrid atau kebiasaan masyarakat Kotabaru untuk menggunakan angkutan umum, serta masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dan optimal," tutupnya. (Pujianoor) 


Lebih baru Lebih lama