Kamirudin: Festival Budaya Saijaan Sudah Agenda Nasional

Kepala Disparpora Kotabaru, Kamirudin, mengatakan Festival Budaya Saijaan sudah naik level ke agenda nasional. Pernyataan itu disampaikan usai rapat di Gedung Abdi Negara, Kamis (25/6/2026).

Tahun ini festival masuk edisi ke-12 dan sudah diakui pusat.

“Festival Budaya Saijaan ini bukan hanya agenda kabupaten, bukan hanya agenda provinsi, tapi agenda pusat sudah. Kita ini sudah melakukan festival budaya saijaan ke-12 pada tahun ini. Dan itu ditingkat nasional, jadi ibaratnya sudah diakui,” kata Kamirudin.

Ia menyebut di Kalsel hanya ada 2 festival nasional. Satu milik Kotabaru, satu lagi rakit bambu di Loksado. Karena itu Kamirudin ingin Saijaan jadi ikon Bumi Saijaan lagi.

“Di Kalsel ini ada 2 festival. Satunya punya kita, dan kalau tidak salah satunya rakit bambu didaerah loksado. Jadi kita menginginkan festival budaya saijaan ini menjadikan ikon kita lagi. Ini hubungannya nanti dengan pelestarian pemberdayaan, terus kebhinekaan tinggal ika kita. Artinya wajah Kotabaru lah ini,” ujarnya.

Untuk mewujudkannya, Kamirudin meminta seluruh etnis di Kotabaru tampil menampilkan budaya masing-masing. Lokasinya dipusatkan di Siring Laut. Waktu pelaksanaan diperkirakan Juli 2026, sekitar sebulan dari sekarang.

“Makanya saya ingin kepada mereka, kepada rekan-rekan kita, terutama etnis-etnis yang ada di Kotabaru. Artinya suku-suku dalam bahasa kita, supaya bersatu, dalam artian masing-masing menampilkan budayanya. Dan bertempat disiring laut. Untuk waktunya diperkirakan kurang lebih satu bulan dari sekarang Juli,” jelasnya.

Ia berharap festival ini jadi magnet wisata. Peserta tak hanya dari Kalsel, tapi juga Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

“Kita berharap juga, kegiatan ini menjadikan daya tarik pariwisata kita, karena event nya luar biasa. Nanti se-Kalsel juga datang, dari Banjar, Rantau, Tabalong. Dan nanti ada juga dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Jadi ini sudah ditingkat nasional,” tambahnya.

Kamirudin juga menyinggung Kejurnas Gantole dan Paralayang. Ia bersyukur acara berjalan sesuai rencana dan menarget event itu naik ke level internasional. Salah satu PR-nya sertifikasi penyu paralayang.

“Tanggapannya kita bersyukur bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana, terus yang kedua kita menginginkan acara ini berkembang menjadi kegiatan nasional dan internasional kedepannya. Dan itu perlu kerja keras, karena ada yang beberapa hal yang perlu kita penuhi lagi, salah satu mungkin nanti sertifikasi penyu paralayang,” tutupnya. (Pujianoor) 

Lebih baru Lebih lama